Profil

Sejarah

Program pendidikan keperawatan di Universitas Diponegoro memiliki perjalanan panjang yang mencerminkan komitmen institusi dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan tenaga keperawatan profesional. Inisiasi pendidikan keperawatan dimulai pada tahun 1998 melalui pembukaan Program Pendidikan D-IV Perawat Pendidik. Program ini merupakan bentuk respons strategis Universitas Diponegoro terhadap tingginya kebutuhan tenaga pendidik keperawatan, khususnya di wilayah Jawa Tengah. Program D-IV tersebut diselenggarakan selama tiga angkatan, yaitu dari tahun 1998 hingga 2000.

Seiring dengan perkembangan kebijakan nasional di bidang pendidikan tinggi, program tersebut kemudian dihentikan setelah diterbitkannya Keputusan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 427/DIKTI/Kep/1999 tentang penyelenggaraan Program Sarjana Keperawatan. Menindaklanjuti kebijakan tersebut, Universitas Diponegoro secara resmi membuka Program Studi Sarjana Keperawatan (S1) pada tahun 1999 berdasarkan Surat Keputusan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor 427/DIKTI/Kep/1999 tanggal 7 Oktober 1999.

Pengembangan program ini tidak terlepas dari kontribusi para tokoh pionir yang memiliki visi kuat terhadap kemajuan pendidikan keperawatan, di antaranya I. Sudigbia, Purwanto S. Wardoyo, SKM, MSc, Meidiana Dwidiyanti, S.Kp., MSc, Prof. Bowo, dr. Soejoto, Sp.KK (K), dan Sri Ismiati Sudomo, BSc. Dedikasi mereka menjadi fondasi penting dalam membangun kualitas dan reputasi program studi hingga saat ini.

Pada masa awal penyelenggaraan, kegiatan pembelajaran dilaksanakan di Kampus Gunung Berintik, yang berada di kompleks Fakultas Kedokteran Undip di Jl. Dr. Soetomo, Semarang. Seiring dengan meningkatnya jumlah mahasiswa dan kebutuhan akan fasilitas yang lebih representatif, lokasi pembelajaran kemudian berpindah ke Kampus Tembalang, dengan memanfaatkan fasilitas di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam selama beberapa tahun. Tonggak penting terjadi pada tahun 2011, ketika Program Studi Sarjana Keperawatan mulai menempati gedung sendiri di lingkungan Fakultas Kedokteran, Kampus Undip Tembalang, yang hingga kini menjadi pusat kegiatan akademik dan pengembangan keilmuan.

Program Studi Sarjana Keperawatan menerima lulusan sekolah menengah atas dari seluruh Indonesia untuk dididik menjadi perawat profesional yang kompeten. Proses pendidikan ditempuh selama delapan semester dengan total beban studi 144 SKS, yang mengantarkan lulusan memperoleh gelar Sarjana Keperawatan (S.Kep). Selanjutnya, lulusan melanjutkan ke tahap pendidikan profesi Ners sebagai bagian integral dalam pembentukan perawat profesional.

Sebagai bentuk pengakuan terhadap mutu pendidikan yang diselenggarakan, Program Studi Sarjana Keperawatan telah memperoleh akreditasi “Unggul” dari LAM-PTKes pada tahun 2021, berdasarkan SK Nomor 0361/LAM-PTKes/Akr/Sar/X/2021, yang berlaku hingga 9 September 2026. Capaian ini menegaskan komitmen berkelanjutan program studi dalam menjaga kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di bidang keperawatan.